QR code

Seperti Sadjadah Curian

Artikel dibuat ketika baru bangun tidur… Sambil duduk di kursi sofa yang bolong dan tinggal separo ini, serta otak melayang membayangkan antara hubungan dunia dan akhirat… Ini tidak membahas tentang teori keagamaan secara khusus, namun hanya sedikit menyentuh teori itu.

Beberapa waktu yang lalu sempat ramai di Facebook karena isi status saya yang seperti judul artikel ini, serta artikel di Kompasiana yang berisi Fatwa MUI tentang Perangkat Lunak Bajakan. Apalagi Perangkat Lunak Bajakan itu kita gunakan untuk mencari rejeki. Rejeki apa? Apakah Berkah?

Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan beberapa hal berikut:

  1. Tentunya dapat dibayangkan jika kita Shalat menggunakan serta beralaskan Sadjadah curian?
  2. Jika Anda seorang Programer, lalu berniat menjual Perangkat Lunak kemudian dibajak, gimana perasaan Anda?
  3. Jika Anda seorang Seniman, yang menjadikan Hasil Karya Seni sebagai Sumber Pendapatan, lalu Karya Anda dibajak, gimana perasaan Anda?
  4. Jika Anda seorang Tukang Makanan, kemudian ada pelanggan yang meninggalkan warung tanpa membayar, gimana perasaan Anda?
  5. Jika Anda seorang Mekanik, setelah memperbaiki kerusakan dan mengharapkan imbalan, ternyata tidak dibayar, gimana perasaan Anda?

Disini kita belajar untuk menghormati Hasil Cipta Karya Milik Seseorang, jika hal itu menimpa kita lalu apa yang bisa kita lakukan?
Jika ternyata kita adalah pelakunya, apakah tidak malu pada diri sendiri? Menggunakan Sadjadah Curian, Membajak Perangkat Lunak dan Karya Seni, serta Melarikan Diri dari kewajiban membayar?
Akan berbeda ceritanya jika Sadjadah itu memang disediakan oleh Takmir Masjid, Perangkat Lunak itu ber-Lisensi Bebas Terbuka, Hidangan Makanan itu memang Gratis, serta Mekanik itu ikhlas memperbaiki sebuah kerusakan tanpa imbalan.
Sekian artikel singkat ini yang saya dedikasikan untuk seluruh rekan-rekan yang aktif di Organisasi Perangkat Lunak Bebas Terbuka, serta kawan-kawan yang masih setia menggunakan Perangkat Lunak Bajakan. Semoga Berkenan dan bisa meningkatkan Harkat serta Martabat Bangsa ini. Terimakasih. ;)

Advertisement

Free Page Rank Tool
Ruang Banner ukuran 300x250 piksel, bisa pesan via frijal@gmail.com

30 Responses to “Seperti Sadjadah Curian”

  1. m elfin satria
    7 May 2010 at 17:32 #

    Di dalam islam dilarang menghaq patenkan hasil dari suatu ilmu pengetahuan, karena datangnya dari allah, tapi mencari imbalan atau rezeki diperbolehkan. Ilmu yg ada sekrg ini berasal dari orang orang islam terdahulu yang mempergunakan ilmu dan mengajarkannya hanya saja di curi di perpustakaan islam terbesar di iraq ketika di serang kaum kuffar. dan kita dijajah sehingga menjadi bodoh. jadi tidak ada dosa kita membajak, mengembangkan ilmu yang ada karena datangnya dari Allah.

    • 7 May 2010 at 17:59 #

      esensi sebenarnya bukan masalah pembajakan, namun lebih menghargai hasil karya pihak lain. saya kembalikan ke hati nurani saudara, andai saudara adalah pemilik sekaligus koki di warung yg menjadi urat nadi penghidupan dan rejeki keluarga, lalu apakah anda ikhlas jika BANYAK orang yang sengaja melarikan diri tanpa membayar setelah makan di warung anda? :p

    • 1 July 2010 at 15:44 #

      jangan bawa dalil agama untuk menghalalkan pembajakan, masak mencuri itu tidak dosa??. Di sekolah saja nyotek dilarang kenapa?? karena itu berkaitan dengan hasil karya dan meras otak.

    • rafsa
      18 January 2011 at 14:53 #

      uang yang kau dapat pun tidak boleh kau patenkan, karena sejatinya itu milik Allah.

      mari kita ramai2 mencuri :P

      saudaraku, sepertinya apa yang anda katakan butuh tinjauan ulang ;)

      • 18 January 2011 at 15:20 #

        ramai-ramai mencuri?

        apakah mencuri itu dibolehkan dalam Ajaran Agama?

  2. devina
    14 January 2011 at 10:31 #

    daleeeemm eeeuyyyyyyyy. hihihihi

    • 14 January 2011 at 22:05 #

      Semoga Berkenan dan bisa meningkatkan Harkat serta Martabat Bangsa ini. ;)

      • arab
        29 November 2011 at 13:04 #

        kok ribut, jika mau mencuri mencuri az, kalo legal yaa legal az, intinya dimana penguna ofware bisa di permudah dalam setiap pekerjaanx. tooh saya rasa kita beli kompi.juga bayar, saya rsa itu sudah mewakil klo kita bukan pencuri, jika sofware yang ada di dalam kompi itu bajakan jangan salahkan pembeli bearrti yang jual yang mencuri, berhubung semua sofware yang di tawarkn OM GOOGLe. melalui BLOG dan WEB semua gratis dan ad juga yng bayar, kenapa gak di ambil

        • 30 November 2011 at 04:17 #

          haahahaaaa…. akhirnya malingnya ikut komen juga…
          maling kelas gayung ya seperti itu komennya, kok malah menyalahkan pihak lain. Kalo om google menawarkan kotoran, apakah tetap kamu ambil juga?
          Oya, lain kali jika mau komen, pake nama asli ya… ;-)

  3. 14 January 2011 at 22:42 #

    menurut pendapat saya:
    orang-orang membajak dan merasa tidak peduli dengan HAKI itu karena mereka tidak pernah berkarya, coba mereka berkarya dan karyanya dibajak orang, baru sadar mungkin. hehehe :D

    • 14 January 2011 at 23:55 #

      bisa juga seperti itu, semoga ketika mereka berkarya nanti, produk mereka ndak di bajak orang lain… ;)

    • 18 January 2011 at 23:14 #

      :-)

  4. godjer
    15 January 2011 at 11:55 #

    siap meninggakan bajakan Gan
    Nice new face

  5. 15 January 2011 at 16:52 #

    Sepengetahuan saya, orang yang menghindari dalam penggunaan software bajakan adalah orang yang dapat memahami betapa sulitnya (paling tidak waktu yang terpakai) bagaimana cara membuat software itu sendiri, yang intinya memahami betul proses pembuatannya, daripada orang alim yang tahu agama, yang mana haram dan halal!

    Jika Anda seorang Programer, lalu berniat menjual Perangkat Lunak kemudian dibajak, gimana perasaan Anda?

    Saya pun akan merasa "sakit" jika hasil karya yang dibuat dari nol, lalu digunakan, disebarkan tanpa seizin pembuat :D
    My recent post Restore Grub 2 Ubuntu Dengan Kondisi Partisi Boot Terpisah

  6. 15 January 2011 at 19:05 #

    tidak hanya MUI, ulama timur tengah pun mengharamkannya.
    aha, muslim yang menghalalkannya menghadapi ulama2 kelas atas yang ilmunya tidak main2.
    andai mereka benar2 bisa memahami :D

  7. rafsa
    18 January 2011 at 19:56 #

    iya bang, kan kata orang yang diatas tadi kita boleh membajak karena barang bajakan tadi adalah hasil dari ilmu Allah, sekarang harta yang ada pda manusia jga kan sejatinya milik Allah, sdgkan kata mas2 yang diatas tadi kita boleh membajak karena itu asalnya adalah milik Allah. jadi seakan2 komentar ane tadi membantah perkataan :

    #1 m elfin satria :
    Di dalam islam dilarang menghaq patenkan hasil dari suatu ilmu pengetahuan, karena datangnya dari allah, tapi mencari imbalan atau rezeki diperbolehkan. Ilmu yg ada sekrg ini berasal dari orang orang islam terdahulu yang mempergunakan ilmu dan mengajarkannya hanya saja di curi di perpustakaan islam terbesar di iraq ketika di serang kaum kuffar. dan kita dijajah sehingga menjadi bodoh. jadi tidak ada dosa kita membajak, mengembangkan ilmu yang ada karena datangnya dari Allah.

    hehe, maaf kalau komen yang tadi malah bikin salah paham :(

    • 18 January 2011 at 20:02 #

      itu sejarah masa lalu yanng dilakukan oleh Para Pencuri, memang benar saat ini Ilmu lebih banyak dikuasai oleh non-muslim.
      Tentunya kelakuan mereka tak perlu di ikuti. Marilah kita menjadi Umat Islam yang sopan, dengan menghargai karya cipta. Siapapun dia. ;)

  8. 24 April 2011 at 23:20 #

    saya suka posting ini :)

    —-
    yang jadi kendala saat migrasi, orang2 pada tidak mau belajar sendiri dan langsung tanya2, suruh ngajarin (tanpa dibayar), dan malas, akhirnya kembali ke perangkat lunak illegal yang biasa mereka pakai. tapi windows memang hebat dengan “windows”nya, menyembunyikan sistem yang tidak perlu diketaui orang awam -> bagaimanapun orang awam lebih suka yang mudah, tanpa perlu ngutek2 pake terminal.

    butuh proses untuk itu, dan proses itu dimulai dari sekarang.

    • 25 April 2011 at 00:07 #

      karena itu, dimulai dari saat ini.
      Makin Cepat Makin Baik. :)

  9. 24 April 2011 at 23:24 #

    dan perlu disadari pula, orang awam tidak mau tau open source, yang penting mereka make gratis. hehehe… windows bagi mereka gratis.
    andai mereka sadar jika mereka pake microsoft mbayar, photoshop mbayar, corel mbayar, mereka akan lebih menghargai f/opensource software :D

    • 25 April 2011 at 00:09 #

      Nah, itu udah tau kuncinya…
      Jelaskan pada mereka bahwa mereka itu mencuri, karena sebenarnya mereka harus membayar.
      Semoga dengan penjelasan itu mereka menjadi sadar. B)

  10. 15 December 2011 at 23:42 #

    Subhanallah…keren… :)
    My recent post Kebakaran di balikpapan permai

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pinguin vs Nyontek « Sharp Rhythm - 2 September 2010

    [...] para penggunanya lebih memilih menggunakan Windows bajakan. Teringat tulisan Mas Frijal ‘Seperti Sadjadah Curian’, intinya,  bagaimana jika sarana yang tidak halal kita jadikan sebagai sarana hidup, untuk mencari [...]

  2. Provider PonSel Pencuri - 1 March 2011

    [...] di Negeri ini. Mulai dari Pencuri Hatiku, sampai ke maling Pulsa. Apalagi yang namanya Penipu dan Pembajak malah bertambah banyak. Okelah, langsung saja dengan gambar ini buktinya:Isi pesan selengkapnya [...]

  3. Pengguna GNU/Linux MANJA! - 26 October 2011

    [...] rajin Ibadah… (karena dosanya banyak akibat membajak Program) Nah, dari sini terlihat bahwa ternyata Pengguna GNU/Linux lebih manja daripada teman-teman [...]

  4. Ternyata Pengguna Windows mempunyai tingkat kesabaran yg Tinggi | Fardi Indrajaya - 23 December 2011

    [...] rajin Ibadah… (karena dosanya banyak akibat membajak Program) Nah, dari sini terlihat bahwa ternyata Pengguna GNU/Linux lebih manja daripada teman-teman [...]

Leave a Comment