Artikel ini untuk pendukung Sri Mulyani yang begitu bangga Sri Mulyani jadi “Managing Director” World Bank, sehingga menganggap itu satu kehormatan yang luar biasa dan bersikap lebay, mudah-mudahan informasi ini bisa menyadarkan mereka.
Posisi “Managing Director” World Bank itu sebetulnya hal yang biasa terutama untuk mengamankan hutang-hutang yang diberikan World Bank ke negara tersebut. Sebagai contoh Indonesia punya hutang Rp 1600 trilyun di mana sebagian dari World Bank. Wajarlah jika World Bank mempekerjakan Sri Mulyani yang punya jaringan dengan pembuat kebijakan ekonomi dan juga ekonom agar pinjaman Bank Dunia tersebut aman.
Yang jadi “Managing Director” World Bank itu banyak! Ada yang dari Afrika, Nigeria, Sudan, dan sebagainya… Ini beberapa contoh “Managing Director” World Bank yang menjadi rekan Sri Mulyani, ekonom yang sangat hebat itu:

Jeng Sri Mulyani akan menggantikan Juan Jose Daboub sebagai Managing Director World Bank, yang tak lain adalah mantan Menteri Keuangan El Salvador. El Salvador adalah satu negara penghutang besar di Amerika Tengah, seperti yang bisa kita baca disini!
Jadi sepertinya Bank Dunia memang memilih mantan Menkeu dari negara-negara di Afrika, El Salvador, Indonesia, dan lainnya sebagai Managing Directornya. Beberapa kesamaan negara Afrika, El Salvador, dan Indonesia adalah hutangnya yang besar, mayoritas penduduk yang miskin, dan kesenjangan yang tinggi antara segelintir orang yang kaya dan mayoritas rakyat yang miskin. Jadi kalau ada hal yang istimewa, itulah keistimewaannya!
Indonesia sendiri dari tahun 2004 hutangnya berkembang dari Rp 1200 trilyun jadi Rp 1600 trilyun di tahun 2010. Jadi ada penambahan hutang Rp 400 trilyun. Jika bunganya 10%, maka bunganya adalah Rp 40 trilyun/tahun. Jadi menggaji mantan pejabat ekonomi sebesar Rp 3 milyar itu tidak rugi bagi Bank Dunia.
Di bawah struktur organisasi selengkapnya dari Bank Dunia, yang bisa kita cermati dari beberapa sumber berikut!
Silahkan lihat tulisan Profesor Joseph Stiglitz, mantan Ketua Ekonom World Bank, dan mantan Ketua Penasehat Bill Clinton tentang “Empat Langkah Strategi” World Bank untuk Memperbudak Negara Berkembang:
- Privatisasi. Pemimpin nasional akan ditawarkan 10% komisi untuk menjual aset-aset nasional. Uang akan disimpan dengan aman di rekening mereka di Swiss.
- Liberisasi Pasar Modal. Stiglitz menyebutnya siklus uang panas. Dana dari luar negeri harus dibiarkan bebas masuk untuk berspekulasi di real estate dan mata uang. Saat keadaan tampak menjanjikan, uang ditarik keluar untuk menciptakan kekacauan ekonomi. Negara bersangkutan kemudian akan meminta bantuan dari IMF dan IMF kemudian mensyaratkan untuk menaikkan suku bunga bank antara 30% sampai 80%. Ini terjadi di Indonesia, Brazil, dan juga negara-negara Asia dan Latin lainnya. Suku bunga tinggi ini menyebabkan kemiskinan bangsa, menurunkan nilai properti, menghancurkan produksi industri dan mengeringkan tabungan nasional.
- Penentuan Harga Pasar. Harga makanan, air, dan gas dinaikkan yang menyebabkan keresahan sosial yang berujung ke kerusuhan. Ini dikenal dengan istilah “kerusuhan IMF”. Kerusuhan akan menyebabkan pelarian modal dan kebangkrutan pemerintah. Ini menguntungkan korporasi luar negeri karena aset-aset negara tersebut sekarang bisa dibeli dengan harga amat murah.
- Perdagangan Bebas. Ini adalah tahap di mana korporasi internasional akan memasuki pasar Asia, Latin Amerika, dan Afrika pada saat mereka sendiri tetap mengenakan tarif masuk bagi produk agrikultur negara dunia ketiga. Mereka mengenakan harga yang sangat tinggi untuk obat bermerek dan menyebabkan tingkat kematian dan penyakit yang sangat tinggi.
Tulisan ini sekedar menunjukkan bahwa posisi Managing Director di mana orang-orang terpilihnya ternyata dari Afrika, El Salvador, Indonesia, dan sebagainya merupakan hal yang biasa karena negara-negara tersebut punya karakteristik hutang besar, mayoritas rakyatnya miskin, dan kesenjangan yang besar antara si kaya dan si miskin.
Sumber Terkait:
- polhukam.kompasiana.com/2010/05/07/sri-mulyani-managing-director-world-bank-dari-afrika
- web.worldbank.org/WBSITE/EXTERNAL/TOPICS/EXTGENDER/0,,contentMDK:21731300~pagePK:210058~piPK:210062~theSitePK:336868,00.html
- en.wikipedia.org/wiki/Developing_countries%27_debt
- web.worldbank.org/WBSITE/EXTERNAL/EXTABOUTUS/0,,contentMDK:20040913~menuPK:93850~pagePK:43912~piPK:44037~theSitePK:29708,00.html
- news.id.msn.com/okezone/regional/article.aspx?cp-documentid=4069228
- infoindonesia.wordpress.com/2010/05/06/empat-langkah-strategi-world-bank-untuk-memperbudak-negara-berkembang
- polhukam.kompasiana.com/2010/02/11/sri-mulyani-boediono-ekonom-hebat
- infoindonesia.wordpress.com/category/kemiskinan
- forumbebas.com/thread-122469.html





Recent Comments